PERESMIAN PABRIK SIR HG - UNIT TUBU
UPAYA MENYELAMATKAN “OPPORTUNITY LOSS” DENGAN INTEGRASI PABRIK RSS, SIR HG DAN SIR LG
PTPN7-Unit-Tubu.Com. Optimis.. itulah kata yang menjadi modal untuk melangkah lebih baik ke depan. Berawal dari keprihatinan bahwa produksi lateks Unit Tubu pada awal tahun 2018 yang berlimpah yang mencapai 17- 19 ton KK/hari sedangkan kapasitas terpasang pabrik RSS hanya mampu menampung 3 ton KK/hari sehingga produksi lateks sebesar 14-16 ton KK/hari dilakukan “down grade” dengan menjadi Slab untuk bahan baku SIR 20.
Peresmian dilakukan dilokasi pabrik pengolahan SIR HG yang baru terpasang dan diresmikan oleh manajer Unit Tulungbuyut ( Ahkmad Nurwibowo )
Penyerahan tumpeng nasi kuning diterima langsung oleh Maskep TNP ( Arifianto Adi Wibowo ).
Selain itu disparitas (selisih/perbedaan) harga jual apabila potensi lateks yang di-slab-kan diolah menjadi produk RSS atau SIR 3L yaitu antara Rp 2.890 – Rp.3658/kg hasil jadi (Harga jual produk per Kg Bulan Januari 2018 : RSS = Rp 22.051,- ; SIR 3L = Rp 22.819,- ; SIR 20 = Rp 19.161,-)
Opsi yang ditawarkan kepada Direksi sesuai Note No.Tubu/TNP/13/2018 tanggal 05 Februari 2018 perihal Optimalisasi Produksi Unit Tulungbuyut yaitu dengan
1.Penambahan Kapasitas Existing Pabrik RSS dari 3 tonKK/hari menjadi 10 ton KK/hari atau
2.Mengoperasikan kembali Pabrik SIR HG Unit tubu yang telah berhenti mulai Juli 2012 dengan melakukan perbaikan/normalisasi unit alat existing atau realokasi mesin instalasi dari pabrik SIR HG Unit Beringin.
Hal tersebut ditindaklanjuti oleh bagian Teknik dan Pengolahan Kantor Direksi dengan Realokasi mesin instalasi pabrik termasuk peralatan laboratorium dari Unit Beringin dan pemasangan instalasi unit alat di Unit Tulungbuyut yang dilakukan secara bertahap mulai Bulan Juli sd Agustus 2018.
Proses pelaksanaan uji coba I dilakukan pada tanggal 05-07 September 2018, dengan uji coba pemisahan bahan baku lateks sesuai klon yang memiliki warna cerah dan uji coba Dryer. Namun pada Bulan September tersebut Unit Tubu juga mengalami kendala keterbatasan stock air untuk proses olah karena musim Kemarau dan masih terjadi kendala debit air proses karena instalasi pipa jalur SIR HG mengalami kebuntuan karena faktor umur teknis tidak beroperasi dari tahun 2012.
Uji coba operasi tahap II dilakukan kembali pada tanggal 20 Desember 2018 dan pelaksanaan operasional Pabrik SIR HG pada tanggal 12 Januari 2019 setelah selesainya proses sertifikasi SNI untuk produk SIR 3L dan 3WF pada tanggal 08 Januari 2019.
MESIN PENGOLAHAN SIR HG
Penulis. Bambang Herto.@PTPN7.Unit Tubu
0853-6908-9984


0 Komentar